Muhasabah Diri; Ya Allah, pinjamkan aku 1 hari sahaja lagi…

KabarMakkah.Com

Perlahan….tubuhku diturunkan ke dalam lubang yang sempit…_
Namun dengan cepat kemudian badanku ditimbun tanah
Lalu semua orang meninggalkanku
Masih terdengar jelas langkah kaki mereka

Kini aku sendirian…!_di tempat yang gelap, tak pernah terbayangkan
Sekarang aku sendiri, menunggu ujian
Suami/istri belahan jiwa pun pergi
Anak… yang di tubuhnya mengalir darahku… juga pergi
Apalagi sahabatku… kawan dekat… rekan bisnis…

Ternyata aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka_!!
Menyesal pun… tiada berguna
Taubat tak lagi diterima
Minta maaf… tak lagi didengar..
Kini aku sendirian mempertanggungjawabkan apa yg pernah aku lakukan…

Google Plus

Ya Allah, kalau boleh…
Tolong pinjamkan satu hari saja milik-Mu
Aku akan berkeliling mohon maaf kepada mereka_
Yg telah merasakan kezalimanku

Yang susah dan sedih karena ulahku
Yang aku sakiti hatinya
Yang telah aku bohongi

Ya Allah,,,berikan aku satu hari saja . .
Untuk memberi seluruh baktiku untuk ayah ibu tercinta_
Demi memohon maaf atas kata-kataku yang keras lagi tak sopan

Blognyafitri Part II – WordPress.com

Maafkan aku, Ayah..Ibu..,
Aku sungguh ingin sujud memohon ridha mereka
Maafkan aku…

Aku ingin mengatakan bahwa aku sangat berterimakasih
Atas apa yg mereka korbankan untukku
Ya Allah… pinjamkan satu hari saja . .

Yang akan aku gunakan setiap detiknya
Untuk ruku’ dan sujud kepada-Mu
Beramal shalih dengan tulus
Menyedekahkan seluruh hartaku yang tersisa, di jalan-Mu

Menyesal sekali rasanya !
Waktu-waktuku berlalu dg sia-sia
Bahkan Al Qur’an firman-Mu dengan malas-malasan kubaca
Andai kubisa putar ulang waktu itu..
Tapi… aku telah dimakamkan hari ini…

Sakitnya sakaratul maut masih menancap pada setiap senti tubuhku yang kini kaku_
Tenggorokanku serasa ditancapi dahan besar yang penuh duri tajam
Lalu dahan itu ditarik dengan sekuat tenaga oleh malakul maut
Sakit…. sakit sekali…
Seratus tahun pun tak hilang rasa sakit ini…

KabarMakkah.Com

 

Kulit dan tulangku seperti digergaji lalu direbus dalam belanga
Nyeri… panas….masih terasa
Dagingku pun terasa terlepas dari tulangnya
Duhai … kerasnya tarikan malakul maut itu…

Seandainya aku masih bisa bercerita…
Tentu tak akan tenang tidur teman-temanku yang masih hidup_
Seumur hidup mereka tak akan pernah lagi tidur nyenyak..
Andai saja mereka tahu…

Baru beberapa saat dalam gelap…
Masih terdengar sayup-sayup suara sandal orang-orang yang meninggalkanku…
Tanah kuburku masih gembur
Baru saja ditidurkan sendirian

Aku lihat tanah kuburan ini makin lama makin menyempit_
Dari kiri, kanan, atas dan bawah, makin mendekat
Aku ngeri… mereka terus menghimpitku dengan kejam

Aku ingin berteriak…tapi tak mampu…
Tubuhku remuk, rusukku bertindihan
Organ-organ dalamku hancur,

Inilah yg dijanjikan Allah pada semua mayat, termasuk mayat orang shalih
Akankah diluaskan lagi kuburku setelah ini?
Bagaimanakah aku menjawab pertanyaan ujian setelah ini?
andaikan aku bisa keluar dari sini…

SAHABATKU . . MASIHKAH INGIN MENAMBAH DOSA-DOSA KITA SETELAH MEMBACA ‘ JERITAN DARI KUBUR’ INI . .
Ingat ajal tdk menunggu taubat . .dan PASTI DATANG

Semoga kita bisa mengubah sikap dan prilaku, untuk menjadi yg lebih baik.
Semoga bermanfaat… آمين يارب العالمين

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*