Muslim Rohingya Seperti Anjing Gila! – Ketua Sami Wirathu Ini Sungguh Memusuhi & Benci Islam

http://www.beritaislam24h.info

Mengapa Sangat Benci Muslim Rohingya? Alasan Ketua Sami (Biksu) Wirathu Ini Sangat Mengejutkan!

Berita Islam 24H – Mengapa Ketua Sami  Wirathu sangat benci terhadap Muslim Rohingya hingga kemudian melancarkan kempen propaganda provokatif yang menyulut pembantaian, padahal dalam teorinya agama Budha mengajarkan kedamaian dan kasih sayang? Lelaki pencetus gerakan anti-Islam 969 itu berdalih,” muslim Rohingnya adalah anjing gila.”

Hal itu tidak disebutkan Wirathu secara sembunyi-sembunyi tetapi langsung dikatakannya dalam khutbah yang diliput media internasional, menggambarkan betapa secara terang-terangan ia memproklamirkan diri sebagai musuh Islam.

“Anda bisa berikan kebaikan dan rasa kasih, tetapi Anda tidak bisa tidur di samping anjing gila,” kata Wirathu seperti dikutip The New York Times, 21 Jun 2013. Yang dimaksud “anjing gila” oleh Wirathu adalah Muslim Rohingya sebagaimana tema khutbahnya.

Telah dua tahun pidato anti-Islam itu dicanangkan Wirathu dan hingga kini ia tidak berubah. Masih memusuhi Muslim Rohingya, bahkan memprovokasi kaum Budha untuk memboikot dan membantai mereka.

Seperti dirangkum Bersama Dakwah, Biksu Wirathu lahir pada 10 Julai 1968. Ashin Wirathu, nama lengkapnya. Ia yang mencetuskan gerakan ‘969’; sebuah gerakan anti-Islam yang kemudian membantai muslim Rohingya dan mengusir mereka dari tanah kelahirannya.

Catatan hitam Wirathu bermula sejak tahun 2001. Waktu itu ia menghasut kaum Budha untuk membenci muslim. Hasilnya, kerusuhan anti-Muslim meletus pada tahun 2003. Wirathu sempat merengkok di penjara. Namun ia dibebaskan tepatnya pada tahun 2010 atas pengampunan yang juga diberikan untuk ratusan tahanan politik.

Wirathu kini menjabat sebagai ketua sami di Biara Masoeyein Mandalay. Di kompleks luas itu Wirathu memimpin puluhan sami dan memiliki pengaruh atas lebih dari 2.500 umat Budha di daerah tersebut. Dari basis kekuatannya itulah Wirathu memimpin gerakan anti-Islam “969”.

Entah sejak kapan Wirathu mendengungkan kempen propaganda. Namun kempen propaganda provokatif itu mulai meluas pada awal 2013. Ia berpidato di berbagai tempat, menyalakan kebencian kaum Budha atas umat muslim. Selain melalui pidato, gerakan 969 juga menyebar dengan cepat melalui stiker, brosur dan sebagainya. Kebencian dan anti-Islam meluas dengan cepat, berbuah pembantaian dan pengusiran Muslim Rohingya.

Ribuan muslim Rohingya dilaporkan terbunuh dalam pembantaian selama beberapa tahun terakhir. Sisanya bertahan hidup dengan keterbatasan dan ketertindasan. Ratusan orang mencoba pergi menyelamatkan diri, pada Mei 2015 sampai di Aceh setelah mengarungi laut lepas dengan kapal sederhana.

Dan pekan ini, militer Myanmar dilaporkan telah menghancurkan desa-desa yang dihuni Muslim Rohingya. Serangan itu dilakukan pada Oktober lalu namun citra satelit yang menunjukkan hancurnya desa baru tersebar pada pekan ini. [beritaislam24h.info / tby]

In InternasionalPublished On Thursday, August 31, 2017

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*